Friday, 26 December 2014

Source of Happiness

Source of Happiness, sumber kebahagiaan. setiap orang amat mendambakan kebahagiaan, terus mencari sumber kebahagiaan, bahwa bahagia adalah salah satu tujuan utama kehidupan manusia di bumi. tapi terkadang kita, manusia terlampau "lebay" berlebihan menanggapi makna kebahagiaan itu sendiri, manusia terlalu jauh mengartikan sebuah "bahagia", harus beginilah, harus begitulah, giahkan kadang melampaui batas kebahagiaan itu sendiri. 
Sebtulnya ide membuat gambar ini adalah salah satu permintaan teman saya yang sedang kuliah di negeri jiran @falita, dia meminta gambar bertuliskan "Source of happiness", entah kenapa, berbeda dengan tugas yang harus dipikrkan jalan keluarnya berhari-hari, ide menggambar anak-anak yang sedang menikmati donatnya langsung terpikirkan malam itu juga (setelah teman saya request) :3 . jadilah Source oh Happiness. bahwa untuk bahagia tidaklah sulit, cukup menikmati dan bersyukur, bahagia layaknya seorang anak kecil yang menikmati donutnya. Bahagia bukanlah hal rumit, seperti sebuah donut, kau cukup mengunyah dan menelannya, dan rasakan manisnya.. :) *semoga kita semua bahagia.






Friday, 19 December 2014

Kriya Keramik -Urban Toys- Woles dan Kingkung

Semester ini, saya ambil mata kuliah keramik. Menyenangkan, karena ibu dosen memberi tugas membuat karakter urban toys khayalan kami sendiri,, :) (meskipun ketika awal perkuliahan saya agak kurang bersemangat mengikutinya, tetapi setelah berkenalan dengan tanah liat, semangat nya muncul.)
Dua karakter yang saya buat saya beri nama Woles dan Kingkung berikut cerita karangan saya yang dibuat untuk kedua karakter ini:


Woles 
Woles berbadan tambun dan memilki kecerdasan di bawah rata-rata namun sangat baik hati, setiap hari selalu memakai topi yang bertuliskan "woles" dengan posisi miring. Satu kalimat untuk mewakili woles "Keep Enjoy!" Woles bersahabat dengan King-kung.

King-Kung
King-kung berbeda dengan Woles, ia mempunyai tubuh jauh lebih kecil mempunyai otak cerdas dan sangat pemikir juga mempunyai jiwa kepemimpinan yang kuat sehingga ia diberi gelar layaknya Raja.

Woles Dan King-kung adalah dua sahabat sejak lahir, mereka adalah dua telur dinosaurus yang belum sempurna menetas, dari punggung mereka tumbuh semacam duri tidak tajam.
Dua sahabat ini saling melengkapi satu sama lain, si gendut bodoh tapi ceria Woles, dan si Jenius yang serius King-kung. Persahabatan mereka memang sudah ditakdirkan walaupunn selalu ada masalah yang menggoyahkan persahabatan mereka, tapi mereka selalu bisa mengatasi masalah-masalah tersebut.
King-kung dan Woles merupakan simbol dari persahabatan, dan kerukunan dalam perbedaan.





Sunday, 16 November 2014

Happy Birthday My "Little" Sister

Senang sekali akhirnya saya bisa mempost gambar ini, setelah satu bulan terendapkan di laptop,,, menunggu hadiah real nya berada di tangan kakak saya (biar surprise soalnya saya gak bisa pulang kampung pas hari H) 30 Oktober lalu kakak saya Eka Nurul Hayat berulang tahun, pada saat itu  saya hanya kepikiran benda apa yang sangat dibutuhkan olehnya untuk saya jadikan hadiah,, dari itulah saya ingat bahwa hp kakak saya SONY Experia E "hape tipe lama" begitulah saya menyebutnya, tidak bersarung... :D maka dari itulah saya putuskan untuk memberikan soft case (jreng-jreng....) dengaaaann iluistrasi yang saya buat sendiri.. nah dikarenakan kakak saya ini http://etehecha.blogspot.com/ orang nya pelor (oopss) atau tukang bobo.. jadilah saya buatkan ilustrasi seperti ini:
Yang berambut pendek "ceritanya" itu saya :D dan yang berambut panjang "ceritanya" kakak saya yang sedang tertidur pulas walaupun sudah saya colek-colek :D
and the last.. happy birthday my "little" sister :D inspiring me always! :*


Thursday, 16 October 2014

Ilustrasi Leuwi Nyi Sarinem (Sebuah Dongeng dari Ciberang-Sajira)


Hari kamis kemarin tugas mata kuliah ilustrasi saya adalah membuat sebuah ilustrasi yang mengangkat sebuah cerita rakyat, saat itu juga saya langsung terpikirkan untuk membuat ilustrasi cerita rakyat yang ada di kampung saya yaitu asal usul nama sebuah tempat yaitu "Leuwi Nyi Sarinem". Saya sangat bersemangat sekali menyelesaikan gambar tersebut, (sampe ketiduraaan :D). Awalnya ide ini muncul karena saya teringat kakak saya yang mengajar di sebuah sekolah menengah pertama memberikan sebuah tugas untuk murid-muridnya berupa riset cerita rakyat dari masing-masing kampung dan ditulis dalam bahasa inggris (kebetulan kakak saya mengajar bahasa inggris di sekolah tsb). Dari itulah saya mendapat ide cemerlang untuk tugas ini. 

Menurut saya ini adalah salah satu kekayaan budaya terutama sastra,, yang harus dijaga dan dilestarikan. (cielah.. :D *dan semoga saya mendapat ide untuk karya tugas akhir karya inovasi saya nanti. Amin)

Mau tahu kan ceritanya kayak gimana?
berikut kisahnya:

Cerita Rakyat Sungai Ciberang Kampung Sajira –Banten

"Leuwi Nyi Sarinem"

Pada zaman dahulu kala hiduplah seorang gadis bernama Nyi Sarinem. Dia  sangat cantik dan memilki rambut panjang, setiap hari dia selalu mandi di sebuah sungai, yaitu sungai Ciberang. Suatu hari  Nyi Sarinem Mandi dengan membasahi rambutnya, ketika menceburkan dirinya ke dalam sungai, seketika itu tubuhnya tidak pernah kembali ke permukaan, mulai saat itu warga di sekitar sungai Ciberang menamai tempat tenggelamnya Nyi Sarinem dengan sebutan "Leuwi Nyi Sarinem" dan konon katanya Nyi Sarinem tidak kembali ke permukaan karena dia telah dijadikan ratu di bawah air.
Istilah dalam bahasa sunda

Leuwi                         : Istilah untuk menamai atau menandai bagian sungai yang dalam.
Nyi                              : Sebutan untuk seorang perempuan.

Ilustrasi dan teks oleh     : Endang Wahyuni

Sumber                                : Warga Kampung Sajira (sekitar sungai Ciberang)

Beginilah hasilnya.. heee
water color and pencil color.




Wednesday, 15 October 2014

Belajar Moto Model Outdoor


Sekitaran tahun kemarin, saya coba-coba untuk masuk ke sebuah klub fotografi yang ada di kampus (sad ending karena saya gak ikut pelantikan dan gak berhasil jadi anggota kibarin bendera putih duluan heeee, gak kuat sama persyaratannyaa.. ^o^), dari serangkaian kegiatan dan syarat-syarat untuk menjadi anggota adalah menyerahkan portofolio karya. Subhanallah banget, tugas tersebut harus hasil dari foto analog, bagi yang belum pernah mencoba moto dengan kamera analog gak bakal kebayang susahnya (soalnya dah dimakan zaman modern yang serba digital),, susah bangeeeeet. :( nah, di bawah ini adalah hasil moto-moto tahun kemaren tapi bukan hasil kamera analog melainkan digitalnya, jadi saya pake dua kamera waktu itu, buat dokumentasi dan perbandingan analog dan digital.. mohon koreksinyaaa. :)
oh ya... model dan mak up adalah teman sekelas saya, model: ifah make up: rizka.. ini hanya 3 diantara sekian banyak foto yang diambil.. (selected) heeeee




Sunday, 21 September 2014

Optimistic But Realistic

Awalnya gambar kucing ini *entahlah kalian melihatnya sebagai gambara apa, tapi saya memang bermaksud menggambar kucing, tapi kenapa terlihat "gemulai " sekali? :D saya buat untuk tugas media pembelajaran *lagi-lagi karya untuk tugas -_- , lalu untuk kali ini saya jadikan ilustrasi untuk pembuatan stiker penyemangat.

Kata-kata "Optimistic But Realistic" saya pinjam dari mendiang Walt Disney, untuk pacuan kepada diri sendiri agar tidak berhenti merasa optimis atas segala tantangan tetapi tidak melupakan "real" nya, agar selalu mawas diri. :D



Sunday, 15 June 2014

"Pamili Potret" #1

Lagi-lagi saya mengupload karya-karya yang dilatar belakangi label "tugas mata kuliah", mencerminkan sekali kalo saya tuh jarang berkarya, berkarya kalo ada paksaan dan suruhan, tapi tidak apalah, semoga anda sekalian masih mau menikamtinya, :)


Gambar ini adalah Bapak dan Emak saya, kira-kira yang mana yah yang mirip saya?heee :D. Ini merupakan gambar pertama dari rangkayan 4 karya yang saya buat, tema karya saya kali ini adalah "Pamili Potret". 

Kata "Pamili" merupakan masukan dari teman saya karena sebelumnya saya memberi tema "Kulawargi Potret", tapi setelah dipikirkan kayaknya lebih cocok dengan kata Pamili, lebih familiar ditelinga. Nantikan ulasan berikutnya mengenai "Pamili Potret" :D

Wednesday, 21 May 2014

Menunggu dalam Gerak

Awalnya, hanya iseng ambil gambar mobil entah punya siapa ini, tapi karena sudah lama bersarang di laptop, akhirnya saya putuskan untuk mempost foto ini.

Sebetulnya tidak ada yang istimewa pada mobil tersebut, hanya saja mobil ini mengingatkan saya pada salah satu iklan situs jual beli online barang-barang yang sudah tidak terpakai. yang iklannya nitip mobil dengan embel-embel "dijual, hubungi"di depan toko orang, sampe berminggu-minggu gak laku dan berdebu. Nasib mobil di iklan persis dengan mobil di komplek saya ini, entahlah apa yang terjadi, tapi yang jelas mobil tersebut memang sudah lama nongkrong di tempat itu, entah rusak entah si pemiliknya memang sudah enggan memakainya, seingat saya mobil itu jarang sekali keluar dari tempat itu, entahlah.


Selain itu juga dengan mempost foto mobil ini saya ingin men-share tempat tinggal saya selama dua tahun terakhir ini, jalan dalam foto ini, merupakan jalan di komplek perumahan di mana saya tinggal sekarang, tepatnya di komplek perumahan PJKA Rawamangun Muka Barat. Tinggal di komplek ini sangat nyaman tidak terlalu "terpolusi" oleh padat dan udara kotor Jakarta, karena selain masih banyak pohon komplek ini memiliki taman kecil yang walaupun tidak dikatakan indah tapi cukup efektif untuk sekedar duduk-duduk santai.
keluar dari soal "share" tempat tinggal, mobil ini mengingatkan saya akan suatu hal yang kata sebagian orang sama dengan menyebalkan, "menunggu" yah menunggu adalah kata lain dari menyebalkan bagi sebagian orang, menunggu jika kita merujuk pada kamus besar bahasa indonesia arti yang ditampilakan seperti ini dengan mengambil suku kata tunggu:


tunggu 1 /tung·gu / v, bertunggu /ber·tung·gu/ v tinggal sementara untuk berjaga (menjaga); berkawal: kita ~ sampai persalinan itu berlangsung;



menunggu /me·nung·gu/ v 1 tinggal beberapa saat di suatu tempat dan mengharap sesuatu akan terjadi (datang): dia ~ ibunya yg sedang ke pasar; 2tinggal sementara untuk merawat, menjaga (barang-barang, rumah, orang sakit, dsb); menunggui: suami istri itu tinggal ~ dan memetik hasil ladangnya; 3menantikan (sesuatu yg mesti datang atau terjadi); menunggukan: hidup di dunia hanyalah ~ giliran dipanggil Tuhan4 mengharap: sebenarnya sudah lama saya ~ uluran tangan Anda5 mendiami; menghuni; menunggui: dialah yg ~ rumah saya selama dua tahun; hantu yg ~ pohon beringin itu sudah dipindahkan;~ angin lalu, pb menunggu dng sia-sia; ~ laut kering, pb pekerjaan yg sia-sia;



menunggui /me·nung·gui/ v menunggu; mengawasi; merawat; menjaga; mendiami;



menunggukan /me·nung·gu·kan/ v 1 menunggu sesuatu untuk; 2 menantikan; mengharapkan;



penunggu /pe·nung·gu/ n 1 penjaga: ~ gudang; 2 orang yg mendiami; penghuni: ~ rumah; 3 hantu dsb yg mendiami (menghuni): hantu ~ gua;~ dunia manusia

Kita ambil arti menunggu yang pertama, tinggal beberapa saat di suatu tempat dan mengharap sesuatu akan terjadi (datang). Jika kita perhatikan lagi kalimat tersebut "mengharap sesuatu akan terjadi" jelas sudah bahwa perkara menunggu itu memang menyebalkan karena dalam kata menunggu hanya ada kata mengharap, siapa pula orang yang melakukan kegiatan menunggu yang hanya duduk diam, tidak sebal atau kesal dengan penantiannya itu, kecuali ornag yang menunggu tetapi tidak benar-benar menunggu dalam artian menunggu sembari melakukan kegiatan lain. Jadi kegiatan menunggu itu tidak hanya diisi dengan diam.Nah, untuk mengakhiri tulisan ini yang takutnya semakin "berkembang-biak" maka untuk mengingatkan kalian wahai para "Sang Penunggu" khususnya saya yang sering sekali terjebak dalam sebuah penantian ; menunggu pelanggan cetak foto, menunggu antrian kamar mandi, menunggu kemacetan jalanan Jakarta, menunggu kedatangan dosen yang sering telat, menunggu matangnya mie rebus, dan seabrek menunggu yang lainnya, tunggulah sesuatu atau seseorang dengan tidak hanya diam dan berharap, menyelam sambil minum air lah kurang lebih.Satu Quote untuk hari ini, "menunggulah dalam bergerak jika anda tidak ingin berakhir seperti mobil ini, diam dan berdebu".